coaxial merupakan media transmisi yang
paling banyak digunakan pada local area network dan menjadi
pilihan banyak orang karena selaen harganya murah, kabel jenis inimudah
digunakan.Coaxial terdiri dari 2 konduktor, dibentuk untuk
beroperasipada pita frekuensi besar. Terdiri dari konduktor inti dan di
kelilingi oleh kawat kawat kecil.Di antara konduktor inti dengan
konduktor sekelilingnya di pisahkan dengan sebuah isolator
(jacket/shield)seperti ditunjukan gambar
dibawah
kabel coaxial lebih kecilkemungkinan untuk berinterferensi
dikarenakan adanya shield.Coaxial digunajakan untuk jarak jauh dan
men
dukung lebih banyakterminal dalam 1 jalur bersama.
Penggunaan
kabel coaxial secara umum adalah sebagai antenatelevisi,
transmisi telepon jarak jauh,link komputer dan LAN.Coaxial dapat
digunakan unutk sinyal analog maupun digital. Karena dibentuk
dengan menggunakan shield maka lebih kecil kemungkinan
beriterferensi dan terjadinya cross talk Untuk transmisi dari
sinyal analog, setiap beberapa kilometer perlu diberikan amplifier.
Spektrum yang digunakan untuk signaling adalah sekitar 400 Mhz. Demikian
juga untuk sinyal digital, repeater dibutuhkan dalam setiap
kilometer.
1. Thick Coaxial Cable (kabel Coaxial tebal)
Kabel Coaxial yang
tebal ini dikenal sebagai Thicknet 10Base5 yang membawa sinyal Ethernet.
Angka ‘5’ pada nama 10Base5 ini mengacu pada panjang segmen maksimal
yang mampu diraih kabel Coaxial jenis ini yaitu 500 meter. Jenis kabel
Coaxial yang satu ini memiliki ukuran yang bervariasi dan diameter yang
lumayan besar dengan rata-rata sekitar 10mm. Jenis kabel Coaxial yang
tebal ini juga sangat popular untuk LAN, karena memiliki bandwith yang
lebar sehingga memungkinkan komunikasi broadband (multiple channel).
Adapun kriteria kabel Coaxial Thicknet ini yaitu :
- Merupakan kabel original Ethernet.
- Mempunyai diameter lumayan besar.
- Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm.
- Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
- Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).
- Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
- Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
- Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).
- Setiap segment harus diberi ground.
- Jarak maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
- Jarank minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).
- Instalasi atau pemasangan jaringan dengan kabel ini cenderung rumit.
- Kabel Coaxial Thicknet sudah tidak digunakan lagi untuk LAN modern.
2. Thin Coaxial Cable (kabel Coaxial tipis)
Kabel Coaxial yang tipis ini dikenal
sebagai Thinnet 10Base2 yang membawa sinyal Ethernet. Angka ‘2’ pada
nama 10Base2 ini mengacu pada panjang untuk segmen maksimal yang mampu
diraih kabel Coaxial jenis ini yaitu 200 meter. Umumnya kabel Coaxial
yang tipis ini lebih sering ditemukan pada jaringan komputer yang ada di
sekolah-sekolah.
Adapun kriteria kabel Coaxial Thinnet ini yaitu :
- Mempunyai diameter yang lebih kecil dari kabel Coaxial Thicknet.
- Hadir untuk menggantikan kabel Coaxial Thicknet.
- Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
- Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.
- Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices)
- Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
- Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).
- Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
- Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
- Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
- Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.
- Tidak direkomendasikan lagi, namun masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.
Sign up here with your email
ConversionConversion EmoticonEmoticon