wiring horizontal dan wiring vertikal

2. wiring horizontal dan wiring vertikal


Horizontal kabel = menghungkan host/computer ke 1 wiring wiring closet (antara cross connect panel di satu wiring closet) sering menggunakansebagai 100 ohm , 4 pair, UTP, solid conductor cable, ditentukan dalamstandart ANSI/TIA/EIA  568 untuk komersial  bangunan.

Sistem pengkabelan horizontal terdiri dari kabel-kabel yang tersusun secara horizontal, terminasi mekanikal, dan patch cord (jumper). Pengertian horizontal disini adalah sistem pengkabelan akan berjalan secara horizontal baik diatas lantai ataupun di bawah atap. Ada beberapa servis atau system yang harus diperhatikan ketika mendesain suatu sistem pengkabelan secara horizontal, yaitu :

1.Servis telekomunikasi meliputi suara, modem dan faksimile.

2.Perlengkapan dasar switching.

3.Koneksi manajemen komputer dan telekomunikasi.

4.Koneksi keyboard/video/mouse (KVM).

5.Komunikasi data.

6.Wide Area Network(WAN).

7.Local Area Network (LAN).

8.Storage Area Network (SAN). 

9.Sistem pemberian isyarat lainnya pada gedung (seperti kebakaran, keamana, energi, HVAC, EMS, dan lainnya).

Sistem pengkabelan secara horizontal dapat dibuat dalam bentuk under-floor atau overhead. Topologi yang dapat dipasang pada horizontal cabling pada data center adalah topologi star, maksudnya adalah Jarak yang ditempuh pada sistem pengkabelan horizontal.

pengkabelan vertikal

Previous
Next Post »